Hallo sayang,
Ah hampir saja aku kehilangan seorang yang sangat beharga
...
Kemarin merupakan hari yang berat dan hampir saja kemarin
adalah hari yang tidak akan aku lupakan .
Aku hampir kehilangan kamu, aku hampir menjadi sosok yang
menyesal sejadi-jadinya .
Untunglah badai kemarin masih bisa kita hadapi dan menjadi
pelangi .
Pertama kalinya, aku menangis sejadi-jadinya dan pertama
kali pula aku merasakan perasaan entah perasaan apa itu .
Kemarin, aku mencoba untuk tidak memperdulikan kamu, tapi
nyatanya aku masih dan akan terus sangat perduli kepada kamu .
Waktu berjalan sangat lambat kemarin sayang, apakah kamu
juga merasakannya juga ?
Aku sesak sejadi-jadinya sayang, aku bukanlah perempuan yang
suka berbagi . aku tidak suka berbagi sosok berharga bagi aku kepada orang lain
.
Aku cemburu, bahkan dadaku sampai sesak . menyaksikan kamu
melihat perempuan lain dengan tatapan suka . aku bukan perempuan yang rela
berbagi, bahkan hanya untuk berbagi matapun aku tak suka sayang .
Maafkan aku jika begitu egois, tapi inilah aku yang
sebenarnya . aku tidak tahan melihat kamu ‘memandang’ perempuan lain selain aku
. aku tidak suka jika dimata mu ada orang lain . aku bukan perempuan yang suka
berbagi .
Sudah berapa kalikah aku mengatakan kalimat ‘aku tidak suka
berbagi’, jadi tolong mengerti aku . aku percaya bahwa hati kamu hanya untukku,
aku juga percaya matamu masih menatap aku seorang dengan tatapan cinta dan aku
juga sangat percaya bahwa aku adalah satu-satunya bagi kamu . tapi, aku tidak
ingin mengambil resiko sayang . walau kau hanya melihatnya sepintas,
kekhawatiran ini masih terus membayangiku bak pengekor yang tidak bisa hilang .
Maafkan aku sayang, jika dengan sikapku ini kamu menjadi
jengah . tapi yang kulakukan ini hanya karena aku sangat tidak ingin kehilangan
kamu .
Aku percaya kamu, dan aku akan mencoba memaklumi usaha kamu
untuk berusaha tidak lagi melihat sosok ‘dia’ .
Terimakasih sayang, masih mau menghadapi badai bersamaku
demi melihat pelangi yang indah .
Terimakasih sayang, untuk tulisan yang sangat membuat aku
terkejut . kamu memang bukan orang yang sering menulis, tapi setiap tulisan
yang kamu buat selalu membuat aku merasa menjadi wanita paling spesial .
Terimakasih sayang, sudah mau mempertahankan aku .
terimakasih sudah menjadikan aku sosok yang berharga bagimu .
terimakasih untuk setiap pertengkaran kita,yang berakhir
menjadi sebuah kekuatan baru untuk hubungan ini.
Aku pernah bilang kalau urusan kita belum selesai khan ? iya
memang belum . Karena selama kita bersama, urusan kita tidak pernah akan
selesai .
Ah, terimakasih sayang ....
aku cinta kamu ....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar