Sabtu, 12 April 2014

....



Hallo sayang,
Ah hampir saja aku kehilangan seorang yang sangat beharga ...
Kemarin merupakan hari yang berat dan hampir saja kemarin adalah hari yang tidak akan aku lupakan .
Aku hampir kehilangan kamu, aku hampir menjadi sosok yang menyesal sejadi-jadinya .
Untunglah badai kemarin masih bisa kita hadapi dan menjadi pelangi .
Pertama kalinya, aku menangis sejadi-jadinya dan pertama kali pula aku merasakan perasaan entah perasaan apa itu .
Kemarin, aku mencoba untuk tidak memperdulikan kamu, tapi nyatanya aku masih dan akan terus sangat perduli kepada kamu .
Waktu berjalan sangat lambat kemarin sayang, apakah kamu juga merasakannya juga ?
Aku sesak sejadi-jadinya sayang, aku bukanlah perempuan yang suka berbagi . aku tidak suka berbagi sosok berharga bagi aku kepada orang lain .
Aku cemburu, bahkan dadaku sampai sesak . menyaksikan kamu melihat perempuan lain dengan tatapan suka . aku bukan perempuan yang rela berbagi, bahkan hanya untuk berbagi matapun aku tak suka sayang .
Maafkan aku jika begitu egois, tapi inilah aku yang sebenarnya . aku tidak tahan melihat kamu ‘memandang’ perempuan lain selain aku . aku tidak suka jika dimata mu ada orang lain . aku bukan perempuan yang suka berbagi .
Sudah berapa kalikah aku mengatakan kalimat ‘aku tidak suka berbagi’, jadi tolong mengerti aku . aku percaya bahwa hati kamu hanya untukku, aku juga percaya matamu masih menatap aku seorang dengan tatapan cinta dan aku juga sangat percaya bahwa aku adalah satu-satunya bagi kamu . tapi, aku tidak ingin mengambil resiko sayang . walau kau hanya melihatnya sepintas, kekhawatiran ini masih terus membayangiku bak pengekor yang tidak bisa hilang .
Maafkan aku sayang, jika dengan sikapku ini kamu menjadi jengah . tapi yang kulakukan ini hanya karena aku sangat tidak ingin kehilangan kamu .
Aku percaya kamu, dan aku akan mencoba memaklumi usaha kamu untuk berusaha tidak lagi melihat sosok ‘dia’ .
Terimakasih sayang, masih mau menghadapi badai bersamaku demi melihat pelangi yang indah .
Terimakasih sayang, untuk tulisan yang sangat membuat aku terkejut . kamu memang bukan orang yang sering menulis, tapi setiap tulisan yang kamu buat selalu membuat aku merasa menjadi wanita paling spesial .
Terimakasih sayang, sudah mau mempertahankan aku . terimakasih sudah menjadikan aku sosok yang berharga bagimu .
terimakasih untuk setiap pertengkaran kita,yang berakhir menjadi sebuah kekuatan baru untuk hubungan ini.
Aku pernah bilang kalau urusan kita belum selesai khan ? iya memang belum . Karena selama kita bersama, urusan kita tidak pernah akan selesai . 

Ah, terimakasih sayang ....
aku cinta kamu ....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar