Jumat, 11 Desember 2015

‘aku gak mau LDR, mending putus deh daripada harus LDR’

Aku masih ingat, entah berapa tahun yang lalu aku pernah mengucapkan kalimat ini didepan sabahat-sahabatku termasuk kamu. Aku berfikir untuk apa berhubungan tapi tanpa saling bertemu, tanpa ada kepastian kapan bisa bertemu. Aku tidak pernah memasukkan kemungkinan untuk menjalani hubungan jarak jauh didapan rancangan hidupku. Hubungan saling tatap, saling bertemu saja sudah banyak cobaan, apalagi ditambah hubungan yang hanya mengandalkan komunikasi melalui alat komunikasi. Mana bisa bertahan, fikirku mungkin hingga beberapa bulan yang lalu.

Tapi siapa sangka, sekarang ya sekarang dan entah sampai kapan aku menjalanii hubungan yang dulu tidak pernah aku fikirkan, tidak pernah aku impikan dan tidak pernah aku inginkan. Jika harus jujur, aku pun tidak menginginkan hal ini, berhubungan jarak jauh tanpa pernah tau sampai kapan. Tapi apakah aku berontak ? yang aku tau, aku rela menjalani hubungan ini karena kamu dan Cuma karena kamu. Bila hubungan ini bukan bersama kamu, mungkin aku akan tetap pada pendirian tidak mau berhubungan jarak jauh.

Lantas, apa yang membuat aku mau menjalani hubungan ini ? entahlah, hingga aku menulis ini aku juga masih mencari-cari alasan mengapa aku mau berada dihubungan ini.

Yang aku tau, kekuatan dan keyakinan ini hanya karena kamu. Hanya karena aku tau, aku menjalani ini bersama kamu. Bersama kamu, aku menyerahkan semua hati ku tanpa terkecuali.
Yang aku tahu, hanya mendengar suara kamu, aku yakin aku bisa melewati hubungan yang sulit ini.
Yang aku tahu, aku tidak pernah sabar menunggu hari dimana kita bisa bertemu melepas rindu yang menyakitkan ini.
Yang aku tau, kita telah saling berjanji, hubungan yang kita bangun ini bukanlah hubungan tanpa air mata, tapi hubungan kita adalah hubungan yang walau badai menerpa, kita akan tetap berjalan menantang sang badai bersama dengan saling berpegangan bersama.
Aku tidak tau akan kemana muara hubungan ini, tapi aku yakin kita memiliki mimpi yang sama.
Yang aku tau, kita sekarang hanya perlu sama-sama menjaga hati masing-masing. Menjaga kepercayaan, dan menjaga komunikasi yang terbatas ini. Hasil akhirnya ? kita serahkan kepada pemilik hidup dan mati kita.

Dan,

Yang aku tau, aku mencintaimu dan cinta ini belum pernah berkurang sedikitpun dari awal hingga detik ini.