‘aku gak mau LDR, mending putus deh daripada harus LDR’
Aku masih ingat, entah berapa tahun yang lalu aku pernah
mengucapkan kalimat ini didepan sabahat-sahabatku termasuk kamu. Aku berfikir
untuk apa berhubungan tapi tanpa saling bertemu, tanpa ada kepastian kapan bisa
bertemu. Aku tidak pernah memasukkan kemungkinan untuk menjalani hubungan jarak
jauh didapan rancangan hidupku. Hubungan saling tatap, saling bertemu saja
sudah banyak cobaan, apalagi ditambah hubungan yang hanya mengandalkan
komunikasi melalui alat komunikasi. Mana bisa bertahan, fikirku mungkin hingga
beberapa bulan yang lalu.
Tapi siapa sangka, sekarang ya sekarang dan entah sampai
kapan aku menjalanii hubungan yang dulu tidak pernah aku fikirkan, tidak pernah
aku impikan dan tidak pernah aku inginkan. Jika harus jujur, aku pun tidak menginginkan
hal ini, berhubungan jarak jauh tanpa pernah tau sampai kapan. Tapi apakah aku
berontak ? yang aku tau, aku rela menjalani hubungan ini karena kamu dan Cuma karena
kamu. Bila hubungan ini bukan bersama kamu, mungkin aku akan tetap pada pendirian
tidak mau berhubungan jarak jauh.
Lantas, apa yang membuat aku mau menjalani hubungan ini ?
entahlah, hingga aku menulis ini aku juga masih mencari-cari alasan mengapa aku
mau berada dihubungan ini.
Yang aku tau, kekuatan dan keyakinan ini hanya karena kamu. Hanya
karena aku tau, aku menjalani ini bersama kamu. Bersama kamu, aku menyerahkan
semua hati ku tanpa terkecuali.
Yang aku tahu, hanya mendengar suara kamu, aku yakin aku
bisa melewati hubungan yang sulit ini.
Yang aku tahu, aku tidak pernah sabar menunggu hari dimana
kita bisa bertemu melepas rindu yang menyakitkan ini.
Yang aku tau, kita telah saling berjanji, hubungan yang kita
bangun ini bukanlah hubungan tanpa air mata, tapi hubungan kita adalah hubungan
yang walau badai menerpa, kita akan tetap berjalan menantang sang badai bersama
dengan saling berpegangan bersama.
Aku tidak tau akan kemana muara hubungan ini, tapi aku yakin
kita memiliki mimpi yang sama.
Yang aku tau, kita sekarang hanya perlu sama-sama menjaga
hati masing-masing. Menjaga kepercayaan, dan menjaga komunikasi yang terbatas
ini. Hasil akhirnya ? kita serahkan kepada pemilik hidup dan mati kita.
Dan,
Yang aku tau, aku mencintaimu dan cinta ini belum pernah
berkurang sedikitpun dari awal hingga detik ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar