Mencintai dalam diam, merasakan semuanya sendri.
Mengkhawatirkan seseorang hanya dari jauh,hanya dari tempat
yang tidak terlihat.
Mendoakan seseorang tanpa pernah lelah, bahkan kadang lupa
mendoakan diri sendiri.
Memberikan semuanya tanpa mengharapkan balasan apapun.
Oh inikah yang dinamakan jatuh cinta diam-diam ?
Semua perasaan bercampur menjadi satu. Sedih, bahagia, takut
dan semua rasa yang lain. Sedih karena
tidak bisa mengekspresikan perasaan yang dirasakan didepan umum, bahagia
karena menikmati setiap menit setiap detik kebersamaan dengannya dan takut,
takut akan ada seseorang yang berhasil merebut perhatian kamu dari aku yang
berujung akan menjauhkan kamu dari aku.
Apakah aku menyesal ? jawabannya tidak. Aku benar-benar
menikmati setiap yang terjadi kepadaku belakangan ini. Kamu seperti membawa
angin yang berbeda dari yang sudah-sudah. Kamu ibarat candu yang harus
terus-menerus aku nikmati. Semua yang didiri kamu benar-benar menjadi candu
yang memabukkan dan membuat aku ketagihan. Semua, tanpa terkecuali. Aku bisa
merasakan yang ingin aku rasakan selama bersama kamu. Bersama kamu, aku merasa
menjadi lengkap. Bersama kamu, aku tidak perlu menjadi orang lain dan bersama
kamu aku ingin menghabiskan waktu sebanyak dan selama mungkin.
Nyatanya, semua yang aku rasakan sekarang harus aku pendam
jauh-jauh agar kamu. Kamu sosok yang menjadi peran utama tidak menghilang dan
menjauh. Aku bersedia memendamnya jauh-jauh asalkan kamu masih tetap menjadi
kamu dan tetap berada disini. Ditempat yang sekarang kamu tempati.
Ah, terimakasih kamu yang menjadi peran utama hidup aku
belakangan ini
with love,
indah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar