Hai kamu, entah harus dengan kalimat yg cocok untuk
menggambarkan semuanya. Bahkan terimakasihpun tidak cukup untuk aku katakan
padamu, padamu yang sudah membuat hari-hari beratku ini menjadi lebih mudah.
Bukan kamu memudahkan semuanya, tapi kamu memudahkan semuanya dengan cara
selalu berada disamping aku.
Kamu tau, kita memiliki banyak perbedaan yang mencolok.
Bahkan sangat timpang. Tapi kenapa kita malah
menjadi semakin erat ? entahlah … mungkin karena dengan perbedaan kita
menjadi ‘satu’ membentuk sesuatu yang baru.
Mulai dari hal kecil hingga besar kita berbeda, tapi kita
memiliki kesamaan yang sangat penting. Kita sedang merasakan bunga-bunga
bermekaran dihati kita bersama dan kita sedang berada pada titik membutuhkan
satu sama lain.
Kamu menyukai langit biru yang cerah, sedangkan aku menyukai
langit yg teduh setelah hujan. Kita berbeda tetapi kenapa bersama ?
Karena, langit biru yang cerah memerlukan hujan agar udara menjadi
lebih sejuk dan langit teduh setelah hujanpun memerlukan langit biru yg cerah
untuk menghangatkan bumi. Seperti itulah kita, kita saling melengkapi dan
saling membutuhkan disemua perbedaan kita.
Aku yang manja selalu kamu berikan ruang dan celah untuk
melakukannya.
Kamu yang perlu untuk diberi pengertian sebisa mungkin aku
juga mencoba untuk mengerti semua hal yg ada pada kamu.
Tidak mudah untuk menyatukan 2 pribadi yang bertolak
belakang seperti kita, tapi kenapa kita terus mencoba ? karena kita percaya
pada masing-masing diri kita, itulah jawaban mengapa kita sekarang mencoba untuk
berbagi semuanya.
Walaupun sering terlintas keraguan tentang ‘hubungan’ ini,
tapi aku selalu mencoba untuk menepati janji yg telah kita buat. Mencoba untuk
sekuat mungkin bertahan melewati semuanya bersama-sama.
Mungkin sekarang, ungkapan yang cocok untuk kita adalah
‘orang yang tepat dengan keadaan yang tidak tepat’ . aku dan kamu sedang berada
pada posisi yang saling tidak menguntungkan sama sekali. Akan banyak pihak yang
bergejolak bahkan akan menentang kita berdua. Tapi, aku percaya ungkapan itu
akan bisa kita ubah menjadi ‘orang yang tepat dengan keadaan yang tepat’ ketika
kita sama-sama dan ketika kita sudah menjalaninya berdua.
Mungkin aku egois, tapi kali ini aku ingin mengikuti kata
hati. Aku lelah untuk menutupi kata hati dan untuk kali ini, aku tidak ingin
memikirkan oran-orang yang sama sekali tidak tau titik permasalahan yang
sebenarnya. Karena cinta tidak perlu ada alasan, begitu pula aku tidak ada
alasan mengapa aku berada pada posisi sekarang bersama kamu.
Semoga semuanya tetap seperti ini, tetap menjadi kita
berdua. Sepasang anak Tuhan yang naïf dan percaya akan kekuatan cinta.
Terimakasih karena kamu memilih untuk berada disisiku
sekarang dan semoga hingga nanti, kamu.
with love,
indah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar